Hai
Kau tahu terkadang aku tidak mengenal diriku. Aku menemukan
diriku tidak berdaya, aku cemas dan merasa tertipu dengan semua hal, aku
gundah, jiwaku meronta. Aku seperti terikat dan aku sesak membutuhkan udara
untuk bernapas.
Harapku dan cemasku bersatu, ada yang lain di jiwaku,
sesuatu yang liar dan cepat, jiwa yang cepat bosan, tidak terlalu menyukai
peraturan, tidak menyukai kerepotan yang monoton itu. Kembali lagi dia
menyapaku dan aku tidak tau apa yang harus aku lakukan, aku merenung, jiwaku
gundah, aku terbangun dimalam hari, mengulang pikiran yang sama, mencari apa
yang salah dan keliru dalam diri ini. Merenung, berpikir sejenak sampai kapan
aku akan seperti ini? tanpa pikiran yang pasti
Usia tidak muda lagi, pencapaian pun belum ada yang jelas,
kecuali untuk senang-senang seorang diri. Tidak ada yang pasti, aku merenung
lagi. Mereka bilang jangan terlalu banyak merenung, jalani saja. Tapi aku
merasa tidak demikian, aku tidak bolah hanya berjalan tanpa arah yang pasti,
aku meragukan kemampuanku itulah sisi terburuk diriku, aku belum mencapai rasa
percaya diri yang maksimal, aku sering membandingkan kemampuan ku dengan orang
lain, aku lupa bahwa semua Tuhan ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan
masing-masing.
God, what happen with
me, with my heart, with my soul?
Aku gelisah dan aku gentar menghadapi hidup terkadang. Aku tida
tahu kenapa?
Jiwaku meronta, aku butuh engkau God,.
Aku akan hanyut dibawa arus pikiranku sendiri, tenangkan
jiwaku
Aku ingin tenang, aku ingin menemukan diriku, menemukan passionku, bukan karena aku butuh uang
dan aku bekerja, karena aku tidak menyukai ni, aku menemukan diriku saat aku travelling, menikmati matahari terbenam
dari belahan bumi yang lain, aku menemukan diriku saat aku mendaki gunung itu,
aku menemukan diriku saat aku tersesat dan berkelana, saat aku berani
menghadapi rasa takutku.
Something goes wrong
maybe? But it happen
Ataukah rasa pemberontak dalam diriku muncul?
Ataukah aku mempunyai sesuatu yang lain dalam jiwaku,
sehingga aku jarang betah dengan aktivitas yang sama , dan kupikirkan lagi aku
belum mempunyai keahlian lain, seharusnya aku punya sehingga aku boleh
berkelana dari satu tempat ke tampat lain dengan bebas.
Dear Myself ,,beritahu
aku ketika kamu sudah lelah atau mungkin saat aku meminta berlebihan padamu,
ingatkan aku saaat semua udah benar tapi aku masih ingin berjalan, aku hanya
ingin berjalan lagi, entah kemana, berjalan lagi, mengembara lagi, berkeliling
melihat kehidupan dibelahan bumi yang lain, tersenyum, tertawa dan pulang. Sesuatu
yang tidak tahu apa, yang akan membuatku berhenti dan mencintai dengan tetap,
entah apa yang akan membuatku mencintai hal sama dengan berulang-ulang.
Sampai aku tahu dan mengerti apa itu, aku harus berjalan
lagi, lagi dan lagi sampai aku lelah, lelah dan jiwaku berkata berhenti dan mencintai
aktivitas yang berulang-ulang itu yang kelak engkau katakan yang paling
menyenangkan untuk dilakukan.
Suatu hari nanti………
Sarida
