Minggu, 09 Agustus 2020

MY FEELING NOW

 

09 Agusutus 2020

 

Sore hari pukul 17.50, aku menangis, aku tak tahu apa yang kurasakan.

I just feel sad. Selama ini aku kira aku baik-baik saja tanpa seseorang yang special di hidupku, tapi sore hari ini aku menangis, aku sedih God. Finally aku menangis menunggunya. Aku tidak percaya, berulang kali pikiranku menolaknya tapi hatiku mengatakannya.

Aku menangis, untuk pertama kalinya aku harus jujur, aku tidak baik-baik saja tanpa DIA. Aku tidak tahu sipa Dia, tapi aku menangis karena Dia.

Apa yang terjadi God?

Aku telah merobohkan harga diriku, ego ku dan  semuanya, aku mengakuinya Aku membutuhkan seseorang menjadi Teman Hidupku, untuk berbagi tentang semua hal.

Aku baik-baik saja, aku akan baik-baik saja.

Sampai aku menemukan mu, aku harap tidak lama lagi, aku pasti baik-baik saja.

Semua ada God, aku hidup dalam kelimpahan berkatMU, tapi aku menangis sekarang. Aku tidak malu lagi untuk datang kepadaMu menangis meminta itu. Your time is the best time for me.

Dia akan datang diwaktu yang tepat, dasaat yang tepat, ditempat yang tepat.

Aku akan jatuh cinta, dan aku akan baik-baik saja.

Thank you for make me fall in love. I know Engkau meletakkan cinta dihatiku untuk mencintai Dia dan KAU yang memberikan itu dihatiku.

Trimakasih BAPA for everything, ambil hatiku untuk MU.

I Love you.

 

By : Sarida Sipayung

 

Kamis, 06 Agustus 2020

Seni Kehidupan

Mengingat  kembali bahwa kamu bukanlah es krim yang dapat menyenangkan semua orang, jadi bersikaplah seadanya. katakan Iya jika Iya dan Tidak jika Tidak. Hidup adalah seni tentang kejujuran, jujur dengan diri sendiri adalah yang terpenting, menerima diri sebagaimana adanya itu melebihi emas tua, kamu harus bahagia jika kamu mendapati dirimu bahagia dengan apa yang kamu lakukan.

hidup akan membawa mu kedalam pengalaman yang lebih lagi setiap bangun pagi, kamu membuka mata dan mengucap syukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidupmu, dan lakukan yang tebaik karena Tuhan telah memberikan kepada kita kesempatan hidup.

buat batasan jika memang itu harus dilakukan, percayalah bahwa kamu bisa lebih  baik dari apa yang kamu pikirkan.
aku masih selalu yakin bahwa aku akan berakhir bahagia, aku tidak pernah memikirkan menjadi orang yang berkekurangan, jika yang lain diberkati Tuhan melimpah-limpah maka SAYA pun harus.

Malam ini demikian saja, saya sudah mengantuk 
semoga malam kalian menyenangkan dan tetap andalkan Tuhan dalam segala hal..


Salam hangat

Sarida Sipayung


Minggu, 02 Agustus 2020

I WASN'T FINE TILL YOU CAME

Hai ..

Hari ini kau memikirkan tentang cinta, aku bahagia aku masih memikirkan itu. Lama waktu itu aku tidak memikirkan itu atau lebih tepat tidak mau repot atau membuang pikiran dengan hal yang belum pasti sehingga aku melupakannya. Hari  ini 02 Agustus 2020 aku kembali memikirkan cinta, tentang sebuah rasa, yang kan mengobati sekalipun pasti Dia berpotensi untuk menyakiti.

Mencintai dan dicintai, ya hari ini tepatnya aku memikirkan itu, bukan hanya sepintas tapi satu harian full, tentang sebuah rasa yang akupun tidak tahu kepada siapa akan berlabuh, tentang sebuah tatapan yang kelak akan kerindukan, dengan sebuah gengggaman yang akan selamanya menggenggam.

Hari ini, sore ini aku merenungkan hidup yang indah bersama Dia, melewati hari dengan senyuman, tatapan dan genggaman. Rasa sakit itu akan berubah menjadi pelajaran dan kedewasaan, mencintai adalah satu-satunya jalan untuk bisa saling membahagiakan.

Sebuah hati yang Tuhan siapkan untuk ku, hati yang Tuhan rancang dengan hatiku, aku bisa menerima Dia dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada, begitupun denganNya, kelak Dia akan bisa menerimaku dengan semua kelebihan dan kekurangan yang ada.

Duhai hati yang Tuhan siapakan untuk ku, aku harap aku akan segera bertemu denganmu, aku tidak baik- baik saja tanpamu, aku merasakan kesepian dan kegelisahan dalam menantimu, terkadang  air mata menetes, tak tahu kenapa hati sedih, genggamanmu lah kelak yang akan mengahapus air mata itu, hati yang Tuhan siapkan untuk ku, aku harap kamu baik-baik saja dimanapun berada.

Aku akan menemukanmu atau kamulah yang akan menemukan aku, disaat yang tepat, waktu yang tepat, yang Tuhan tentukan. Jangan menyerah untuk mencariku, aku tidak pernah menyerah untuk menunggumu, temukan aku.

Aku punya banyak cerita yang kelak akan kau dengar, tentang perjalananku, luka ku, bahagiaku, keluargaku, kelak semua akan kamu tahu.  Bagaimana aku hidup, melakukan setiap hobbyku, kadang aku menangis, tertawa, takut dan gelisah dalam malamku.  Kamu akan menjadi orang yang pertama yang akan mendengar dan mengobati setiap luka dan goresan, menggenggam tanganku dan bisikkan ditelingku “semua akan baik-baik saja.” Kamu akan menjadi sandaranku saat semua menjadi rumit, menjadi tempatku berbagi, tertawa dan menangis, ya kamu, hati yang Tuhan siapkan untuk ku.

Thank you sudah menunggu dan tetap mencari, kita akan bertemu  disuatu tempat yang akupun tidak tahu bahkan kamu juga tidak tahu, tapi Tuhan tahu. Kita pasti akan akan  bertemu.

Dear : kamu yang Tuhan siapkan untuk ku

By:

Sarida Sipayung

 


Sabtu, 01 Agustus 2020

HIDUP, PERJALANAN DAN KENYATAAN

Malam ini aku ingin menulis, tidak tahu karena apa, tapi aku ingin menulis sesuatu untuk berbagi.
Terkadang aku masih bingun dengan hidupku, aku masih suka bertanya tentang tujuan hidup dan apa sebenarnya yang ingin aku capai. Terkadang aku bersembunyi dari rasa takutku, kurang percaya diri itulah penyakit terbesarku. Aku merasa aku tidak layak, aku tidak pantas, masih sering membandingkan diriku dengan orang lain, dan itulah akar dari semua masalah yang ada.
Belum bersyukur atas apa yang aku terima, setiap berkat yang aku peroleh dalam hidupku, aku masih sering membandingkan dengan orang lain sehingga yang  tersisa hanya diri yang lemah dan tak berdaya.
“Rumput tetangga terlihat lebih hijau” dan akan selalu seperti itu selama rasa syukur itu belum matang sempurna dalam diriku.
Padahal sebenarnya orang-orang itu hanya bersyukur dan berani maju, ada kelebihan dalam diri  mereka sekecil apapun itu mereka bersyukur dan maju, beda denganku yang selalu membandingkan diriku dengan orang lain, sehingga aku  merasa terpojok sendiri, merasa tidak berdaya dan tidak layak. Padahal Tuhan memberi  lebih banyak, lebih besar kepadaku hanya aku tidak menyadarinya dan lebih focus pada kelebihan orang lain yang disyukurinya sehingga Dia terlihat lebih hebat, lebih pintar dan lebih terbiasa.
Apa yang Tuhan tidak berikan kepadamu Sarida?
Semua telah DIA beri,kepintaran, mudah bergaul, cepat tanggap, humoris, keberanian, kecukupan dalam segala hal, teman yang selalu support kamu, semua telah IA berikan, hanya kamu yang tidak pandai bersyukur, hanya kamu yang selalu melihat kelemahan mu yang sedikit itu kemudian membandingkan dirimu dengan orang lain dan itulah yang membuat kamu LEMAH DAN TAK BERDAYA, si Iblis memperdaya kamu sehingga kamu mengasihani dirimu sendiri, mengatakan selalu ditelingamu bahwa kamu tdak mampu dibidang mu, kamu akan malu, oranglain lebih pintar dari kamu walaupun itu bukan jurusan mereka, dan itu yang selalu terdengar ditelingaku, perkataan si Iblis yang menghancurkan harapan dan masa depanku, JANGAN DENGAR, TUTUP TELINGA.
Kau lebih dari cukup SARIDA, lihatlah berkat apalagi yang kamu dustakan?
semua Tuhan berikan, semua sudah IA siapkan dalan dirimu, sebelum IA menamatkan kamu dan memberikan sebuah gelar dibelakang namu mu, semua telah IA siapkan.
Jangan pernah ragukan DIA, sejauh ini kamu melangkah dan setiap kebajikan, kemurahan dan kelimpahan selalu mengikuti mu, kamu hidup dalam setiap kelimpahan, berkecukupan bahkan berlebih dalam segala yang baik. Semua karena AnugerahNYa. Jangan ragukan DIA, percaya dan kerjakan.
DIA telah berjanji bahwa kamu tidak akan pernah malu dalam pengharapanmu, Dia akan selalu ada dan menopang kamu.
Percaya dan berserah, kamu mampu, kamu bisa, kamu cukup dan kamu layak untuk semua yang baik yang Tuhan sediakan.
Percayalah kepada TUhan dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri, ikutilah DIA dalam segala jalanmu, maka IA akan meluruskan jalanmu.
Ingat selalu Sarida bahwa kamu telah ditebus lunas dan semua yang baik yang Tuhan janjikan akan digenapi dalam hidupku.
Tenang, focus, rilek, jangan panic, calm, dan surrender kepada Tuhan yang memberikan kehidupan kepada setiap orang yang berharap kepadaNya.
Kamu muda, kamu kreatif, kamu bisa, kamu sanggup dan kamu tidak akan pernah malu dalam pengharapanmu, andalkan TUhan dan percaya dalam sadarmu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kau sendirian.
Hadapi, face everthing my fear, tidak ada hal yang menakutkan, kamu bisa Sarida, saat Tuhan yakin kepadamu maka kamu juga harus yakin kepada dirimu sendiri.
I can do this
I do and I will
In Jesus”s name.
 

Sarida SIpayung


Jumat, 08 Mei 2020

Jiwa Ku


Hai

Kau tahu terkadang aku tidak mengenal diriku. Aku menemukan diriku tidak berdaya, aku cemas dan merasa tertipu dengan semua hal, aku gundah, jiwaku meronta. Aku seperti terikat dan aku sesak membutuhkan udara untuk bernapas.

Harapku dan cemasku bersatu, ada yang lain di jiwaku, sesuatu yang liar dan cepat, jiwa yang cepat bosan, tidak terlalu menyukai peraturan, tidak menyukai kerepotan yang monoton itu. Kembali lagi dia menyapaku dan aku tidak tau apa yang harus aku lakukan, aku merenung, jiwaku gundah, aku terbangun dimalam hari, mengulang pikiran yang sama, mencari apa yang salah dan keliru dalam diri ini. Merenung, berpikir sejenak sampai kapan aku akan seperti ini? tanpa pikiran yang pasti

Usia tidak muda lagi, pencapaian pun belum ada yang jelas, kecuali untuk senang-senang seorang diri. Tidak ada yang pasti, aku merenung lagi. Mereka bilang jangan terlalu banyak merenung, jalani saja. Tapi aku merasa tidak demikian, aku tidak bolah hanya berjalan tanpa arah yang pasti, aku meragukan kemampuanku itulah sisi terburuk diriku, aku belum mencapai rasa percaya diri yang maksimal, aku sering membandingkan kemampuan ku dengan orang lain, aku lupa bahwa semua Tuhan ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

God, what happen with me, with my heart, with my soul?

Aku gelisah dan aku gentar menghadapi hidup terkadang. Aku tida tahu kenapa?

Jiwaku meronta, aku butuh engkau God,.

Aku akan hanyut dibawa arus pikiranku sendiri, tenangkan jiwaku

Aku ingin tenang, aku ingin menemukan diriku, menemukan passionku, bukan karena aku butuh uang dan aku bekerja, karena aku tidak menyukai ni, aku menemukan diriku saat aku travelling, menikmati matahari terbenam dari belahan bumi yang lain, aku menemukan diriku saat aku mendaki gunung itu, aku menemukan diriku saat aku tersesat dan berkelana, saat aku berani menghadapi rasa takutku.

Something goes wrong maybe? But it happen

Ataukah rasa pemberontak dalam diriku muncul?

Ataukah aku mempunyai sesuatu yang lain dalam jiwaku, sehingga aku jarang betah dengan aktivitas yang sama , dan kupikirkan lagi aku belum mempunyai keahlian lain, seharusnya aku punya sehingga aku boleh berkelana dari satu tempat ke tampat lain dengan bebas.

Dear Myself ,,beritahu aku ketika kamu sudah lelah atau mungkin saat aku meminta berlebihan padamu, ingatkan aku saaat semua udah benar tapi aku masih ingin berjalan, aku hanya ingin berjalan lagi, entah kemana, berjalan lagi, mengembara lagi, berkeliling melihat kehidupan dibelahan bumi yang lain, tersenyum, tertawa dan pulang. Sesuatu yang tidak tahu apa, yang akan membuatku berhenti dan mencintai dengan tetap, entah apa yang akan membuatku mencintai hal sama dengan berulang-ulang.

Sampai aku tahu dan mengerti apa itu, aku harus berjalan lagi, lagi dan lagi sampai aku lelah, lelah dan jiwaku berkata berhenti dan mencintai aktivitas yang berulang-ulang itu yang kelak engkau katakan yang paling menyenangkan untuk dilakukan.

Suatu hari nanti………

 

Sarida

 

Rabu, 15 April 2020

Hei YOu Tetaplah Menjadi Kamu Seutuhnya

hai, perkenalkan namaku Sarida
aku seorang karyawan swasta
Aku tertarik dengan kisah kehidupan, senang , tangis, tawa, canda gurau, kadang gelisah itu semua bumbu yang menyedapkan perjalanan ini.
pernah aku coba menjadi diri orang lain, pernah aku melihat hidup orang lain lebih indah dari hidupku, pernah aku menyalahkan situasi disaat semua tidak bisa aku kontrol, pernah aku jatuh di titik terendah dihidupku.
namun satu yang kupercaya, bahwa seberat apapun keadaan itu, dia pasti akan berlalu, sebahagia apapun hari ini dia juga pasti akan berlalu. tidak ada yang bertahan selamanya. pada akhirnya hanya ada kamu dan dirimu.
kamu akan takjub dengan apa yang kamu bisa disaat tiada lagi yang bisa kamu harapkan, kamu akan takjub melihat dirimu ternyata kamu lebih kuat dari apa yang kamu bayangkan, dan kamu akan takjub pada dirimu dan menyadari bahwa You are enough, kamu pantas dan kamu layak untuk menjadi sesuatu yang dulu pernah kamu pikirkan tidak mungkin.
tetaplah kuat dan tetap menjadi kamu, ya dirimu sendiri

MyBlogSpotAndMyWorld