Minggu, 02 Agustus 2020

I WASN'T FINE TILL YOU CAME

Hai ..

Hari ini kau memikirkan tentang cinta, aku bahagia aku masih memikirkan itu. Lama waktu itu aku tidak memikirkan itu atau lebih tepat tidak mau repot atau membuang pikiran dengan hal yang belum pasti sehingga aku melupakannya. Hari  ini 02 Agustus 2020 aku kembali memikirkan cinta, tentang sebuah rasa, yang kan mengobati sekalipun pasti Dia berpotensi untuk menyakiti.

Mencintai dan dicintai, ya hari ini tepatnya aku memikirkan itu, bukan hanya sepintas tapi satu harian full, tentang sebuah rasa yang akupun tidak tahu kepada siapa akan berlabuh, tentang sebuah tatapan yang kelak akan kerindukan, dengan sebuah gengggaman yang akan selamanya menggenggam.

Hari ini, sore ini aku merenungkan hidup yang indah bersama Dia, melewati hari dengan senyuman, tatapan dan genggaman. Rasa sakit itu akan berubah menjadi pelajaran dan kedewasaan, mencintai adalah satu-satunya jalan untuk bisa saling membahagiakan.

Sebuah hati yang Tuhan siapkan untuk ku, hati yang Tuhan rancang dengan hatiku, aku bisa menerima Dia dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada, begitupun denganNya, kelak Dia akan bisa menerimaku dengan semua kelebihan dan kekurangan yang ada.

Duhai hati yang Tuhan siapakan untuk ku, aku harap aku akan segera bertemu denganmu, aku tidak baik- baik saja tanpamu, aku merasakan kesepian dan kegelisahan dalam menantimu, terkadang  air mata menetes, tak tahu kenapa hati sedih, genggamanmu lah kelak yang akan mengahapus air mata itu, hati yang Tuhan siapkan untuk ku, aku harap kamu baik-baik saja dimanapun berada.

Aku akan menemukanmu atau kamulah yang akan menemukan aku, disaat yang tepat, waktu yang tepat, yang Tuhan tentukan. Jangan menyerah untuk mencariku, aku tidak pernah menyerah untuk menunggumu, temukan aku.

Aku punya banyak cerita yang kelak akan kau dengar, tentang perjalananku, luka ku, bahagiaku, keluargaku, kelak semua akan kamu tahu.  Bagaimana aku hidup, melakukan setiap hobbyku, kadang aku menangis, tertawa, takut dan gelisah dalam malamku.  Kamu akan menjadi orang yang pertama yang akan mendengar dan mengobati setiap luka dan goresan, menggenggam tanganku dan bisikkan ditelingku “semua akan baik-baik saja.” Kamu akan menjadi sandaranku saat semua menjadi rumit, menjadi tempatku berbagi, tertawa dan menangis, ya kamu, hati yang Tuhan siapkan untuk ku.

Thank you sudah menunggu dan tetap mencari, kita akan bertemu  disuatu tempat yang akupun tidak tahu bahkan kamu juga tidak tahu, tapi Tuhan tahu. Kita pasti akan akan  bertemu.

Dear : kamu yang Tuhan siapkan untuk ku

By:

Sarida Sipayung

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar